Air Kendi : Minum Air Putih Yang Sehat dan Menyehatkan

Anda masih minum air putih dari kendi ? Air kendi saat ini lebih banyak tinggal sebagai kenangan. Kini kita hanya bisa menemukan air kendi di restoran tradisional atau rumah-rumah daerah pelosok pedesaan.

Padahal, air kendi memiliki khasiat untuk kesehatan dan kesegaran yang luar biasa. Air putih yang disimpan dalam kendi jauh lebih segar dan sehat daripada air minum dari teko plastik, botol kaca atau ceret logam.

Minum air kendi tanah liat adalah tradisi lama bangsa Indonesia terutama masyarakat Jawa. Tradisi minum air kendi bukan hanya karena alasan kepraktisan melainkan juga memiliki nilai-nilai filsafat hidup yang mendalam.

Nilai-Nilai Kehidupan di Balik Air Kendi

Jaman dulu, di pedesaan Jawa, ada kebiasaan menaruh air kendi di depan rumah. Air tersebut diperuntukkan bagi para musafir yang memerlukan pelepas dahaga. Setiap orang yang lewat boleh minum tanpa membayar alias gratis.

Hal ini didasarkan kepada kepercayaan bahwa air adalah rahmat Tuhan yang tidak seharusnya dikenakan biaya dan wajib dibagi untuk sesama. Apalagi, air yang ditaruh di dalam kendi biasanya juga berasal dari sumur yang dibuat bersama-sama. Manfaat minum air kendi di sini pun melebar ke makna sosial, yaitu saling berbagi dan menjaga hubungan sosial.

Jaman sekarang, orang yang masih minum air kendi memiliki berbagai macam alasan, mulai dari rasa sejuk dan segar yang tidak bisa didapatkan dari wadah plastik atau kaca, perasaan senang karena bisa bernostalgia minum dengan cara seperti yang dilakukan di pedesaan atau orang-orang jaman dulu, atau bahkan kepercayaan bahwa minum air kendi dapat memberikan manfaat penyembuhan.

Akan tetapi, bahkan di jaman sekarang, banyak orang yang sudah merasakan air kendi berpendapat bahwa minum air kendi memang lebih bermanfaat dan memberi rasa ‘segar’ yang lebih dibandingkan minum dari berbagai wadah modern termasuk air kemasan ‘dari mata air pegunungan.’ Adakah manfaat ekstra dari minum air kendi ini?

Manfaat dan Khasiat Kesehatan Air Kendi

Manfaat minum air kendi yang diklaim lebih baik untuk kesehatan berasal dari bahan kendi tersebut. Kendi umumnya terbuat dari tanah liat yang dibakar, namun tidak diglasir sehingga memiliki permukaan kasar di luarnya. Akan tetapi, justru proses alami tanpa glasir (glazur) inilah yang menjadi keunggulan kendi. Tidak adanya proses pengglazuran menyebabkan pori-pori tanah liat bahan kendi tetap terbuka lebar.

Pori-pori yang lebar ini menyebabkan udara luar yang mengandung oksigen mampu menembus masuk ke dalam kendi, mempengaruhi kualitas air yang ada di dalam kendi tersebut. Karena itu, banyak orang merasa bahwa minum air kendi jauh lebih memuaskan dan membuat rasa harus terobati dengan cepat. Air kendi pada dasarnya sama dengan air kaya oksigen yang dijual dengan harga cukup mahal.

Pori-pori kendi yang tetap terbuka lebar menyebabkan air di dalamnya merembes keluar. Rembesan air yang membasahi permukaan luar kendi mengalami proses penguapan, di mana untuk proses tersebut diperlukan sejumlah kalor (panas). Kebutuhan akan kalor itulah yang diambilkan dari air yang ada di dalam kendi. Proses penyerapan kalor ini yang menyebabkan air dalam kendi menjadi dingin, lebih dingin dari pada air putih yang disimpan dalam bejana plastik atau kaca.

Berbeda dengan air dingin yang disimpan dalam kulkas, air dingin dalam kendi lebih baik untuk kesehatan tubuh, karena temperatur dinginnya adalah dingin yang alami.

Jika ada bahan asing di dalam air seperti kotoran dan mineral, bahan-bahan asing tersebut akan terserap oleh pori-pori bahan kendi sehingga berfungsi sebagai filter alami. Plus, tanah liat memiliki fungsi insulasi sehingga air yang disimpan di dalamnya menjadi sejuk dan segar, bukan dingin.

Dengan semua manfaat minum air kendi ini, Anda mungkin mau mempertimbangkan membeli kendi tanah liat tradisional untuk ditaruh di rumah sebagai tempat air putih yang sehat dan menyehatkan untuk minuman sehari-hari.