Asam Urat dan Nyeri Sendi
Nyeri sendi merupakan salah satu gangguan kesehatan persendean tulang yang paling banyak dijumpai. Gangguan kesehatan ini bisa disebabkan oleh kandungan asam urat dalam tubuh yang melebihi ambang batas normal atau bisa juga karena penyakit rheumatik.
Asam urat adalah senyawa kimia yang dihasilkan tubuh sebagai hasil pemrosesan dari purine. Beberapa jenis makanan yang mengandung banyak purine adalah jeroan, belinjo, sayuran dan kacang-kacangan hijau, beberapa jenis ikan, minuman beralkohol, dsb.
Sebenarnya asam urat adalah senyawa yang bermanfaat bagi tubuh. Di dalam tubuh asam urat banyak dijumpai dalam darah, dan berfungsi sebagai salah satu antioksidan yang membantu mencegah kerusakan pembuluh darah. Kandungan asam urat yang melebihi kebutuhan metabolisme tubuh akan diserap oleh ginjal dan dibuang bersama sekresi urine.
Asam urat baru menimbulkan masalah kesehatan apabila keberadaannya dalam darah melebihi ambang batas, atau jika ginjal kita tidak mampu menjalankan fungsi penyerapan dan sekresi asam urat dengan baik. Kelebihan asam urat yang tidak mampu dikeluarkan oleh ginjal akan ditimbun di dalam tubuh, terutama pada jaringan tulang rawan di persendian, otot, dan jaringan lunak dalam tubuh.
Apabila kelebihan kadar asam urat dalam darah terjadi terus menerus dalam jangka waktu cukup lama, maka akan terjadi akumulasi penimbunan asam urat dalam tubuh. Lama kelamaan timbunan tersebut akan membentuk material semacam kristal.
Timbunan asam urat berbentuk kristal di daerah persendian akan mengganggu gerakan sendi tulang. Apabila timbunan tersebut mencapai jumlah yang cukup significan akan menimbulkan rasa kaku-kaku dan nyeri sendi pada saat melakukan gerakan. Gangguan nyeri sendi ini paling banyak dirasakan pada persendian kaki, seperti jari kaki, lutut dan terutama pada tumit (otot achilles / pembuluh nadi pada tumit).
Selain menyebabkan nyeri sendi, kelebihan asam urat yang terjadi terus menerus secara kronis dapat menyebabkan penyakit gagal ginjal. Hal ini terjadi karena akumulasi penimbunan asam urat juga bisa terjadi pada ginjal. Akibatnya fungsi ginjal pun menjadi terganggu bahkan dapat mengalami kerusakan.
Maka tindakan yang bijaksana apabila sering mengalami gangguan nyeri sendi adalah berkonsultasi ke dokter. Biasanya dokter akan merekomendasikan pemeriksaan laboratorium untuk mengetahui apakah nyeri sendi tersebut diakibatkan oleh kadar asam urat dalam tubuh yang berlebih atau karena penyakit rheumatik.
Jika nyeri sendi diakibatkan oleh asam urat, maka beberapa tindakan bisa dilakukan untuk membantu penyembuhannya. Yang pertama tentu saja mengurangi makanan yang banyak mengandung purine, penyebab utama tingginya asam urat.
Banyak minum air putih diiringi dengan olah raga yang cukup. Hal ini akan banyak membantu kerja ginjal dalam menyerap dan mengeluarkan kelebihan asam urat dari dalam tubuh.
Beberapa jenis tanaman tradisional dapat membantu menurunkan kadar asam urat dalam darah. Yang paling banyak dikenal adalah daun kepel (stelechocarpus burahol).