Hidup Sehat Dengan Vitamin C
Vitamin C merupakan salah satu vitamin penting yang dibutuhkan untuk menjaga kesehatan tubuh manusia. Dalam proses metabolisme vitamin C memiliki beberapa peran, di antaranya adalah :
1. Menetralkan radikal bebas yang dapat menyebabkan rusaknya sel-sel tubuh.
2. Membantu sel darah putih melawan infeksi bibit penyakit, baik infeksi virus, bakteri maupun jamur.
3. Membantu penyembuhan luka dengan turut merangsang pemulihan jaringan yang rusak.<!–more–>
4. Berperan penting dalam pembentukan collagen yang sangat diperlukan untuk kesehatan kulit dan pembentukan tulang, gigi dan pembuluh darah.
5. Membantu penyerapan zat besi yang berasal dari makanan nabati.
Radikal bebas adalah senyawa kimia yang memiliki elektron bebas pada kulit terluarnya. Keberadaan elektron bebas ini yang menyebabkan radikal bebas memiliki sifat yang sangat tidak stabil (labil), sehingga mudah sekali bereaksi dengan senyawa di sekelilingnya. Radikal bebas selalu berusaha menjadi senyawa yang lebih stabil dengan mengambil elektron dari senyawa yang ada di dekatnya, misalkan protein, lemak, karbohidrat dan bahkan dari DNA. Senyawa yang “dicuri” elektronnya, bereaksi menjadi radikal bebas baru yang berusaha mencapai kestabilan dengan mengambil elektron dari lingkungan di sekitarnya, sehingga muncul reaksi berantai. Reaksi berantai tersebut sangat potensial menyebabkan rusaknya sel-sel dalam tubuh. Keberadaan vitamin C yang mencukupi dapat menetralkan radikal bebas.
Collagen adalah salah satu bentuk senyawa protein dalam tubuh. Dia berfungsi sebagai zat perekat yang mempersatukan otot dengan rangka. Yang melekatkan kulit pada otot. Yang merekatkan persendian antara tulang satu dengan tulang yang lain. Tanpa kehadiran collagen, tubuh manusia akan terurai, terlepas antara bagian satu dengan bagian yang lain. Collagen pula yang berperan penting memulihkan jaringan yang rusak karena luka. Pembentukan collagen dalam tubuh melalui proses yang cukup panjang dan vitamin C terlibat dalam setiap tahapan prosesnya.
Proses produksi collagen yang lancar juga sangat membantu mencegah pengerasan pembuluh darah (arteriosclerosis). Oleh karena itu konsumsi vitamin C yang mencukupi dapat mengurangi resiko munculnya serangan penyakit darah tinggi (stroke) dan jantung.
Sebagian besar ahli kesehatan menyarankan konsumsi vitamin C sebesar 500 mg per hari dalam kondisi normal. Kita bisa menambah dosis tersebut hingga 1000-2000 mg per hari pada saat kita sedang menderita influenza, mengalami luka atau infeksi atau pada saat merasakan kondisi tubuh sedang menurun. Beberapa orang memerlukan asupan vitamin C yang lebih tinggi dari rata-rata orang pada umunya. Mereka adalah kelompok usia di atas 55 tahun, orang yang baru sembuh dari sakit, orang yang memiliki kesibukan tinggi, perokok aktif, olahragawan dan orang-orang yang bekerja di area berpolusi tinggi. Suplemen vitamin C atau makanan berkadar vitamin C tinggi sangat membantu mereka untuk tetap fit.
Yang juga perlu diketahui adalah bahwa vitamin C merupakan vitamin yang larut dalam air. Asupan yang melebihi kebutuhan tubuh akan dibuang keluar pada saat kita buang air kecil. Oleh karena itu kita tidak perlu mengkonsumsi vitamin C melebihi dosis yang diperlukan. Lebih baik melakukannya secara rutin sesuai kebutuhan tubuh sehari-hari.