Kegemukan atau Obesitas : Gangguan Kesehatan Yang Perlu Diwaspadai
Kegemukan atau obesitas merupakan salah satu gangguan kesehatan yang banyak terjadi saat ini, baik pada anak-anak, orang dewasa, laki-laki maupun perempuan. Untuk menentukan apakah seseorang mengalami kegemukan, bisa dilakukan dengan menghitung Body Mass Index (BMI) dengan formula sebagai berikut =
BMI = BB / (TB)^2
di mana BB adalah berat badan dalam kilogram dan TB adalah tinggi badan dalam meter. Misalkan Anda memiliki berat badan 60 kg tinggi 160 cm (1.6 m), maka BMI Anda adalah 60/(1.6)^2 = 23.44
Berikut adalah standard berat badan yang ditentukan berdasarkan BMI =
berat badan kurang, jika BMI kurang dari 18.5
berat badan ideal/sehat, jika BMI antara 18.5 dan 24.9
kelebihan berat badan, jika BMI antara 25 dan 30
kegemukan / obesitas, jika BMI lebih dari 30
Apa resiko dari kegemukan ? Orang yang mengidap kegemukan memiliki resiko lebih tinggi terhadap serangan berbagai penyakit, seperti jantung, darah tinggi, diabetes, arthritis, gangguan pencernaa dan batu empedu. Kegemukan juga dapat menyebabkan gangguan tidur, ngorok, depresi dan merangsang timbulnya penyakit kanker (misalkan kanker payudara dan usus).
Kegemukan pada umumnya terjadi karena masukan kalori ke dalam tubuh lebih besar dari pada kalori yang dikeluarkan untuk aktivitas sehari-hari. Kelebihan kalori tersebut disimpan oleh tubuh dalam bentuk lemak. Timbunan lemak yang semakin banyak menyebabkan terjadinya kegemukan.
Sebagian besar makanan kita sehari-hari memiliki kandungan kalori tinggi yang pada umumnya berbentuk gula atau lemak. Sementara pola hidup modern membuat orang semakin sedikit melakukan aktivitas gerak. Dahulu orang bepergian hanya naik sepeda. Jenis pekerjaan juga lebih banyak mempergunakan aktivitas otot.
Sekarang orang lebih memilih mengendarai kendaraan bermotor. Pekerjaan di kantor lebih banyak dilakukan di belakang meja. Bahkan tidak sedikit orang yang seharian harus duduk di depan komputer karena tuntutan pekerjaan. Aktivitas otot untuk membakar kalori yang masuk tubuh pun semakin sedikit, sementara masukan kalori tidak berkurang.
Bersyukurlah jika Anda saat ini memiliki berat badan yang sehat seimbang. Anda tinggal merawatnya dengan cara menjaga keseimbangan antara pemasukan kalori dengan jumlah kalori yang dukeluarkan sehari-hari.
Bagaimana dengan orang yang sudah masuk kategori kegemukan / obesitas ? Tentu saja masih ada harapan untuk memiliki berat badan seimbang. Satu yang pasti, tidak ada jalan pintas untuk menyelesaikan masalah ini. Kemauan dan disiplin diri adalah kunci sukses untuk keluar dari problem kegemukan.
Berikut adalah beberapa tips yang disarankan para ahli untuk mengurangi berat badan yang berlebih =
1. Selalu sarapan pagi.
2. Lebih banyak mengkonsumsi makanan berkadar serat tinggi, dan memiliki kandungan gula dan lemak yang rendah.
3. Jika memiliki kebiasaan makan camilan (ngemil), gantilah camilan biskuit / keripik Anda dengan buah segar.
4. Kurangilah masukan kalori sebesar kira-kira 500 kalori per hari. Konsultasi dengan ahli gizi untuk melakukannya.
5. Lakukanlah olah raga secara teratur setiap hari, misalkan jalan kaki, jogging atau bersepeda.
Jika dengan langkah-langkah di atas berat badan Anda tetap tidak berkurang, sebaiknya Anda segera berkonsultasi dengan dokter ahli untuk mendapatkan saran lebih jauh.