Makanan Sehat = Mengenal Bahan (kimia) Tambahan Pangan
Bahan Tambahan Pangan (BTP) kimia / sintetis banyak digunakan dalam produk minuman dengan tujuan untuk memanipulasi sifat asli dari bahan-bahan pembuat (ingredients) minuman tersebut agar memiliki daya rangsang yang lebih tinggi bagi indera kita, terutama dalam hal rasa dan warna.<!–more–>
Ada 3 jenis BTP yang banyak digunakan dalam produk minuman : pewarna, pengawet dan pemanis buatan.
Beberapa pewarna sintetis yang banyak digunakan adalah : Tartrazin, Sunset Yellow FCF, Carmoisine, Brilliant Blue FCF, Indigo Carmine, dsb. Dalam label produk makanan, pewarna sintetis biasanya dituliskan bersama dengan nomor Color Index (CI)-nya, misalkan : Tartrazine CI 19140, Carmoisine CI 14720, Sunset Yellow FCF CI 15985, dsb.
Bahan pengawet dipergunakan untuk memperpanjang usia simpan produk minuman atau makanan. Senyawa Benzoat dalam bentuk natrium (sodium) benzoat adalah pengawet yang paling banyak digunakan dalam produk minuman. Agar aman bagi tubuh manusia suatu produk minuman harus memiliki kandungan benzoat tidak lebih dari kira-kira 600 miligram atau 0.6 gram setiap liternya.
Pemanis buatan merupakan BTP yang paling banyak dipergunakan dalam produk minuman, apalagi semenjak harga gula pasir melonjak membumbung tinggi. Siklamat dan sakarin adalah pemanis yang paling banyak dipergunakan sebagai pengganti gula pasir. Tingkat kemanisannya yang 80 kali dan 300 kali lipat dari gula pasir, membuatnya sangat ampuh untuk menekan ongkos produksi.
Banyak negara maju yang sudah melarang penggunaan siklamat dan sakarin, karena penelitian membuktikan mereka dapat meningkatkan resiko terhadap berbagai macam penyakit serius / berbahaya.
Karena negara kita masih mengijinkan penggunaan siklamat dan sakarin, maka ada baiknya Anda mengetahui batas maksimum penggunaannya, yaitu : 11 mg per kg berat badan manusia per hari. Artinya jika Anda memiliki berat badan 60 kg, maka jumlah maksimum siklamat atau sakarin TOTAL yang AMAN Anda konsumsi dalam satu hari adalah 60 x 11 mgram = 660 miligram atau 0.66 gram per hari, baik dari minuman, roti ataupun jajanan lainnya.
Pemanis sintetis lain yang lebih aman adalah Aspartam yang tentu saja harganya jauh lebih mahal dibanding siklamat dan sakarin.
Mengingat konsumsi BTP yang berlebihan dapat membahayakan kesehatan, lantas apa yang perlu kita lakukan ? Yang paling mudah adalah mengurangi masuknya BTP sintetis ke dalam tubuh kita dengan cara lebih selektif dalam mengkonsumsi produk minuman dan makanan. Biasakan membaca label produk minuman dan makanan yang Anda beli. Label kemasan yang benar selalu mencantumkan komposisi bahan-bahan dari produk bersangkutan.
Bukankah mencegah itu lebih baik, dan yang lebih penting lagi lebih murah dari pada mengobati ?